Persijap Jepara berhasil mengoptimalkan laga kandang terakhir putaran pertama liga super 2009 - 2010. Menghadapi Persela Lamongan di stadion Gelora Bumi Kartini Minggu sore (24/1), mereka menang telak 3 - 1. Kemenangan ini menjauhkan Laskar Kalinyamat dari posisi papan bawah klasemen.
Disaksikan 14 ribu lebih suporternya, Persijap langsung menggebrak sejak awal pertandingan. Baru lima menit permainan, Donny Siregar langsung menghenyakkan seisi stadion. Tendangan keras kaki kirinya, melengkung mulus ke pojok kanan atas gawang Persela. Penjaga gawang Faisal Mubarok tak mampu membendung tendangan yang dilepas dari sisi kiri kotak penalty.
"Gol ini memberi motivasi kepada anak-anak," kata asisten pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo seusai pertandingn.
Penilaian ini tak berlebihan. Usai gol itu, Persijap memang semakin menggila. Mereka terus mengurung pertahanan Persela yang dikomandoi Fabiano Rosa. Pada menit ke-40, giliran striker muda Johan Juansyah yang membuat suporter bersorak. Sontekan kaki kirinya berhasil menggandakan keunggulan Persijap. Pesta ditutup oleh sundulan Pablo Frances di menit terakhir babak pertama. Setelah memenangi perebutan bola atas melawan Khomad Suharto, Pablo melepas sundulan lambung melewati jangkauan kiper Persela, dan bersarang di pojok gawang.
Meski pada babak kedua permainan Perseijap menurun, Persela hanya mampu membalas satu gol melalui sepakan keras Varney Pas Boakay di menit ke-62. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3 - 1 bagi Persijap. (Sulismanto)
Disaksikan 14 ribu lebih suporternya, Persijap langsung menggebrak sejak awal pertandingan. Baru lima menit permainan, Donny Siregar langsung menghenyakkan seisi stadion. Tendangan keras kaki kirinya, melengkung mulus ke pojok kanan atas gawang Persela. Penjaga gawang Faisal Mubarok tak mampu membendung tendangan yang dilepas dari sisi kiri kotak penalty.
"Gol ini memberi motivasi kepada anak-anak," kata asisten pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo seusai pertandingn.
Penilaian ini tak berlebihan. Usai gol itu, Persijap memang semakin menggila. Mereka terus mengurung pertahanan Persela yang dikomandoi Fabiano Rosa. Pada menit ke-40, giliran striker muda Johan Juansyah yang membuat suporter bersorak. Sontekan kaki kirinya berhasil menggandakan keunggulan Persijap. Pesta ditutup oleh sundulan Pablo Frances di menit terakhir babak pertama. Setelah memenangi perebutan bola atas melawan Khomad Suharto, Pablo melepas sundulan lambung melewati jangkauan kiper Persela, dan bersarang di pojok gawang.
Meski pada babak kedua permainan Perseijap menurun, Persela hanya mampu membalas satu gol melalui sepakan keras Varney Pas Boakay di menit ke-62. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3 - 1 bagi Persijap. (Sulismanto)



