Pengangkatan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 yang dilakukan kali ini mestinya merupakan kloter terakhir. “Namun masih ada delapan orang yang pengajuannya masih dalaam proses di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Jogjakarta,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Drs. Suliyono, MM.
Dalam sambutannya, Bupati Hendro Martojo berharap pengangkatan ini membawa perubahan perilaku yang lebih sigap, terampil, elok, dan tekun bekerja, tepat waktu serta memenuhi sembilan jalur disiplin PNS.
Usai upacara luar biasa dilanjutkan dengan Pembekalan di Pendopo Kabupaten Jepara. Dalam sambutan pengarahan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Ir. Sholih, MM mengingatkan bahwa PNS pada saat ini mendapat tempat tersendiri di mata masyarakat. “Setiap gerak menjadi perhatian, hendaknya dapat pandai-pandai menempatkan diri. Hati-hati dalam menjalankan tugas karena bisa jadi anda gagal menjadi PNS”, tambahnya.
Lebih lanjut Sekda Jepara menjelaskan bahwa gaji CPNS dapat diterima sejak penugasan atasan langsung. Tentang penempatan tugas dapat tetap tetapi tidak menutup kemungkinan berubah tempat.
Guna menyikapi tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang, hendaknya dapat meningkatkan kualitas pelayanan birokrasi yang dinilai lambat. Pekerjaan apa saja yang orientasinya kepada masyarakat harus selalu siap dengan meningkatkan mutu, kecepatan, dan transpransi sehinga masyarakat menjadi puas.
Berdasarkan daftar nominatif tenaga honorer formasi tahun 2009 tercatat 249 orang, 4 orang mengundurkan diri karena alasan tertentu. Pengangkatan CPNS diusulkan 245 orang, sedangkan 8 orang masih dalam proses di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta.
Dari 237 orang yang diangkat, terdapat dua formasi tenaga strategis dan lainnya tenaga administrasi 235 orang.
Dalam rincian menurut golongan, terdapat 69 orang golongan I, golongan II 144 orang dan golongan III 24 orang. Secara simbolis SK diterima Tanggon Dissono (Penjaga) mewakili golongan I, Cahyani Windhiari, A.Md. (Pengadministrasi Umum) mewakili golongan II dan Aries Nurwiyantoko, S.Sn. (Pengadministrasi Umum) mewakili golongan III. (ton)



